[Exchange 2007 Seri Perencanaan] Konfigurasi Memori

Posted: December 6, 2009 in Technology
Tags: ,

Melanjutkan posting sebelumnya:

[Exchange 2007 Seri Perencanaan] Sizing Sebelum Deployment – Pengantar

[Exchange 2007 Seri Perencanaan] Konfigurasi Prosesor

Kita akan masuk ke topik berikutnya yaitu perencanaan konfigurasi memori.

Konfigurasi memori di Exchange 2007 lebih fleksibel dibandingkan versi sebelumnya yaitu Exchange 2003. Hal ini disebabkan karena Exchange 2003 masih berjalan diatas platform x86 (32-Bit) sehingga mempunyai kapasitas memori maksimum adalah 4GB, sementara Exchange 2007 yang berjalan diatas platform x64 (64-Bit) mempunyai kapasitas lebih besar hingga 32GB atau lebih.

Sebelum kita masuk ke konfigurasi memori untuk Exchange 2007, ada baiknya anda juga melakukan pengecekan dari sisi hardware, yaitu:

– Kecepatan Memori

–> Berapa maksimum memori yang bisa terpasang terkait kecepatan memori itu sendiri, misal hanya bisa 16GB PC3200 atau 32GB PC2700.

– Ukuran Modul Memori

–> Berapa besar modul yang bisa di support. Misalkan 1 keping 2GB akan lebih murah dibandingkan 1 keping 4GB.

– Total slot Memori

–> Berapa keping memori yang bisa dipasang dalam satu server.

Tentunya 3 hal diatas anda bisa konsultasikan dengan vendor hardware anda terlebih dahulu.

Nah, dari sisi kebutuhan memori Exchange 2007, bisa mengacu pada tabel berikut:

Untuk Edge dan Hub Transport, per core dibutuhkan 1GB, namun secara minimal dibutuhkan 2GB per server. Namun, kebutuhan yang perlu diperhatikan adalah pada skenario Large Queue seperti misalkan 1 juta email dalam sekali queue. Setiap overhead pada skenario Large Queue bisa mengikuti acuan pada tabel berikut:

EdgeSync juga akan menambah overhead khususnya pada mail-enabled objects. Yang termasuk pada mail-enabled objects adalah recipients maupun distribution lists. Per mail-enabled objects dibutuhkan sekitar 4 KB memori yang akan dikonsumsi oleh proses EdgeSync.

Untuk Client Access role, hal yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah koneksi client dan transaction rate dari koneksi tersebut. Dalam hal ini, jika jumlah client yang akan menggunakan fitur OWA, ActiveSync, Outlook Anywhere porsinya sangat besar, maka diperlukan jumlah RAM yang lebih besar dari minimum.

Untuk Mailbox role, ada sedikit hitungan yang perlu diperhatikan agar mendapatkan nilai pendekatan dari kebutuhan RAM di Mailbox role. Rumus pendekatan yang bisa digunakan adalah tergantung dari beberapa kriteria tipe user:

Dari sisi kebutuhan maksimum, sesuai tabel pertama, maka tidak boleh lebih dari 32 GB karena meskipun Exchange 2007 sudah menggunakan platform x64, ada beberapa faktor yang menyebabkan performa tidak meningkat signifikan jika kita menggunakan RAM diatas 32 GB seperti:

– Cost

–> Tentunya akan ada concern ke arah sini meskipun lebih banyak porsi adalah concern ke hal teknis.

– Non-Transactional disk I/O

–> Meskipun mailbox role menggunakan physical RAM untuk melakukan cache terhadap data dan mereduksi footprint dari disk I/O pada transactional disk I/O, namun ada beberapa fungsi Non-Transactional seperti database defrag, backup, restore, recovery maupun mailbox management yang lebih menggunakan disk I/O dibandingkan RAM.

– Cold State operation

–> Adalah kondisi dimana Mailbox server mengikuti perintah Server Restart ataupun Information Store Service Restart yang mana pada kondisi ini database cache yang digunakan untuk melakukan cache pada operasi read/write akan sangat kecil sekali sehingga secara signifikan akan mereduksi I/O operations yang juga berarti mereduksi physical RAM yang digunakan pada saat cold state operations.

Faktor lain yang bisa dijadikan perhitungan adalah kebutuhan memori minimum untuk mailbox role berdasarkan jumlah storage groups:

Khusus untuk yang menerapkan fitur Local Continuous Replication (LCR), perlu diketahui bahwa dibutuhkan tambahan RAM 1 GB untuk memastikan proses replikasi database dari active copy ke passive copy tidak mengganggu operasional server keseluruhan. Tambahan RAM ini dibutuhkan hanya pada Mailbox server atau kombinasi server yang memiliki Mailbox role.

Terakhir, untuk skenario Multiple Roles, maka minimum RAM yang dibutuhkan adalah 8 GB dan maksimum adalah 32 GB. Yang menjadi catatan disini, bahwa skenario Multiple Roles tidak akan bisa mendukung Clustering baik Single Copy Cluster, Cluster Continuous Replication maupun Standby Continuous Replication.

Akhir kata, semoga berguna. Lanjutan dari topik ini adalah [Exchange 2007 Seri Perencanaan] Konfigurasi Storage.

Salam,

Raymond Engelbert

Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s