[Exchange 2007 Seri Perencanaan] Konfigurasi Prosesor

Posted: November 9, 2009 in Technology
Tags: ,

Melanjutkan posting [Exchange 2007 Seri Perencanaan] Sizing Sebelum Deployment – Pengantar, kita akan masuk ke perencanaan mengenai prosesor, memori, storage, rasio server role serta beberapa hal lainnya sebelum masuk ke kesimpulan. Pada bagian ini kita akan membahas mengenai prosesor terlebih dahulu.

Hal terpenting yang harus selalu diingat dan wajib untuk diingat adalah platform yang digunakan oleh Exchange 2007 adalah x64 (tidak lagi menggunakan x86 atau 32-Bit), jadi tentunya arsitektur prosesor yang digunakan haruslah yang mendukung x64. Ada dua macam jenis prosesor yang bisa digunakan yaitu Intel Extended Memory 64 Technology (Intel EM64T) dan AMD64. Informasi lebih detail bisa didapatkan pada website masing-masing produsen prosesor tersebut:

Intel 64 Architecture

http://www.amd.com/us-en/Processors/ProductInformation/0,,30_118_8825,00.htm

Berdasarkan informasi yang ada, pembagian kebutuhan prosesor dari Exchange 2007 bisa dibagi atas kebutuhan minimum, maksimum serta rekomendasi dan juga bisa dibagi atas per setiap role dari Exchange 2007 maupun Multiple Roles Role (4 roles dalam satu server yaitu Client Access, Hub Transport, Unified Messaging dan Mailbox). Tabel pembagian berdasarkan Technet adalah sebagai berikut:

Beberapa pertimbangan dari tabel rekomendasi diatas:

1. Edge Transport

–> Dalam skala kecil 1 sampai 2 core prosesor sudah cukup, sementara untuk skala besar disarankan 4 core. Kebutuhan ini didasarkan pada pekerjaan yang akan dilakukan oleh Edge Transport yaitu Message Rate, rata-rata ukuran Message, jumlah Transport Agent, konfigurasi Antispam dan Antivirus (Scanning akan menambah proses) dan aplikasi pihak ketiga.

2. Hub Transport

–> Dalam skala kecil, 1 sampai 2 core prosesor sudah cukup, sementara untuk skala besar disarankan 4 sampai 8 core. Jika ada scanning virus dan span (menggunakan antivirus dan antispam) maka 8 core adalah yang paling efektif. Namun semuanya tergantung seberapa besar lalu lintas email. Dasar dari kebutuhan ini masih sama dengan Edge Transport namun agak sedikit lebih besar karena bukan hanya melayani proses inbound dan outbound saja (seperti Edge Transport) namun juga melayani proses lalu lintas email internal.

3. Client Access

–> Dalam skala kecil, 1 sampai 2 core prosesor sudah cukup, sementara untuk skala besar disarankan 4 core. Kebutuhan ini didasarkan pada utilisasi Client Access sebagai pelayan dari request yang berasal dari user baik itu melalui OWA, ActiveSync, MAPI dan hubungannya dengan mailbox user. Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi beban kerja dari Client Access adalah jika akses mailbox dari user menggunakan POP3 atau IMAP4 dimana Exchange harus melakukan konversi terlebih dahulu dari format MAPI ke format yang digunakan user sebelum email tersebut masuk ke lalu lintas pada Transport server.

4. Unified Messaging

–> Yang paling direkomendasikan adalah 4 core, sementara 1 sampai 2 core digunakan jika penggunaan dari role ini tidak terlalu berat. Beban kerja dari Unified Messaging lebih pada konversi format audio ke format .wma yang akan di attach ke email user jika ada pengiriman voice email.

5. Mailbox

–> Secara umum (tanpa dikombinasikan dengan apapun) perencanaan Mailbox role didasarkan pada jumlah mailbox. 4 Core adalah ukuran yang seimbang karena sanggup untuk melayani banyak mailbox. Namun perencanaan tidak hanya terpaku pada hal tersebut tetapi lebih ke rata-rata penggunaan dari setiap profil user. Tabel dari Technet berikut ini menunjukkan parameter umum yang bisa dipakai:

Selain itu, masih ada faktor lain yang menjadi patokan seperti penggunaan fitur Local Continuous Replication, penggunaan Forefront for Exchange untuk mode manual scanning, aplikasi pihak ketiga, perangkat mobile serta online Outlook Clients (juga mempertimbangkan fitur Cached Mode). Jika menggunakan fitur Local Continuous Replication maka overhead dari proses di Mailbox Server akan bertambah sekitar 20% yang mana perencanaan harus dilakukan dari awal agar tidak terjadi penurunan performa. Asumsi atau pendekatan yang dapat digunakan adalah untuk 1000 mailbox dengan tipe user Average dibutuhkan 1 core prosesor.

6. Multiple Roles

–> Perencanaan pada skenario ini hampir mirip dengan Mailbox, namun asumsi atau pendekatan yang bisa digunakan adalah dengan mengurangi 20% dari pendekatan yang digunakan pada Mailbox role. Jadi misalkan pada Mailbox role pendekatan yang digunakan adalah 1 core prosesor untuk 1000 mailbox dengan tipe user Average maka pada Multiple Roles, pendekatannya adalah 1 core prosesor untuk 800 mailbox dengan tipe user Average.

Belum terlalu rumit untuk kategori perencanaan ini, namun tabel pertama mengenai batas minimum, batas rekomendasi serta batas maksimum dari kebutuhan prosesor jangan dilanggar karena akan berpengaruh pada penurunan performa dan menyebabkan sistem tidak stabil. Angka yang ada sudah melalui proses pengetesan oleh R&D dari tim Exchange. Jadi misalkan rekomendasi maksimum adalah 12 core prosesor, jangan sekali-sekali menaruh 14 core prosesor karena akan menyebabkan sistem menjadi tidak stabil.

OK, sekian dahulu untuk seri perencanaan mengenai konfigurasi prosesor. Posting berikut akan membahas mengenai perencanaan mengenai konfigurasi memori.

Salam,

Raymond Engelbert

Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s